Denda Rp 750 atau 3 Bulan Bui, Bagi Yang Merokok Sambil Berkendara

No Comments
Denda Rp 750 atau 3 Bulan Bui, Bagi Yang Merokok Sambil Berkendara

Riuzinfo.com - Tidak ingin di denda Rp 750 atau 3 bulan penjara? Mulai sekarang jangan melakukan kebiasaan buruk berkendara sambil merokok. Jika selama ini, kebiasaan buruk merokok sambil berkendara sering anda lakukan, di anjurkan demi untuk menjaga keselamatan bersama, berhenti merokok sambil berkendara. Sebab, Peraturan lalu lintas melalui menteri perhubungan, telah  mengeluarkan peraturan terbaru mengenai larangan merokok saat berkendara.

Peraturan terbaru tersebut di muat dalam Permenhub RI Nomor 12 Tahun 2019 "Pengemudi dilarang  merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor". Aturan terbaru mengenai tata tertib berkendara ini sudah resmi dilaksanakan semenjak 11 Maret 2019, di wilayah Polda Metro Jaya peraturan ini sudah berjalan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir, menegaskan bahwa dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 telah di atur mengenai lalu lintas dan Angkutan jasa, dimana untuk perlindungan dan keselamatan pengguna sepeda motor demi kepentingan masyarakat banyak serta pengendara lainnya.

Baca Juga : HARGA TIKET PESAWAT LION AIR GROUP TURUN MULAI HARI INI
Tujuan dari penerbitan Permen baru ini, untuk menegaskan kepada pengguna sepeda motor mengenai bahaya resiko merokok sambil berkendara, dari riset yang dilakukan oleh beberapa pihak. Ternyata merokok sambil berkendara, dapat mengakibatkan hilangnya konsentrasi seorang pengendara, yang dapat membahayakan diri sendiri, serta mengganggu konsentrasi pengendara yang lainnya. Sehingga kecelakaan yang tidak di inginkan bisa saja terjadi karena hilangnya konsentrasi pengendara, karena merokok.

Jadi, didalam peraturan pemerintah ini memuat pasal yang melarang pengendara sepeda motor merokok sambil berkendara yang dapat membahayakan keselamatan saat berada di jalan raya. Untuk itu di himbau kepada para Sahabat Riuzinfo.com untuk tidak lagi meroko saat berkendara, demi keselamatan kita bersama.

"Itu sebenarnya sudah ada di UU No.22 Pasal 106 tahun 2009, cuma mungkin di Permenhub berupa penegasan. Intinya sama mengatur tata cara keselamatan dalam berlalu-lintas, arahnya kalau tidak salah lebih ke safety gear, seperti sepatu, jaket, sarung tangan, dan lain-lain," kata Nasir saat dihubungi Kompas.com, Jumat (29/3/2019)Sumber WARTAKOTALive.com

Nah, bagi pengendara yang berani melanggar aturan tersebut akan dikenakan denda Rp 750 atau 3 bulan di dalam penjara. Pemberlakuan denda ini, dihimbau supaya masyarakat lebih meningkatkan ketertiban dalam berlalu lintas, sehingga tingkat keselamatan pengendara motor akan tinggi dan kenyamanan saat berkendara, dapat dirasakan oleh setiap pengendara saat sedang berkendara.

Demi menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama, mari bersama-sama meningkatkan rasa sadar diri, untuk menjaga keselamatn kita saat berkendara, Sahabat Riuzinfo.com di himbau agar saling mengingatkan sahabat kita yang lain, untuk tidak merokok saat berkendara, bersama-sama kita patuhi peraturan lalu lintas. 




Terimakasih telah membaca artikel berjudul Denda Rp 750 atau 3 Bulan Bui, Bagi Yang Merokok Sambil Berkendara. Jika Anda memiliki komentar, saran, kritik, atau tambahan, silahkan sampaikan di kolom komentar