PUBG Mobile Batasi Waktu Bermain 6 Jam Per Hari, di Anggap Haram???

No Comments
Riuzinfo.com - Siapa yang tidak mengenal kata-kata berikut???
Winner winner Chicken Dinner atau Siapa Menang, Makan Kenyang! Ya, PUBG Mobile.


Bermain Game sudah menjadi kebutuhan generasi Millenial saat ini, kebanyakan dari mereka hampir lupa dengan segalanya karena main Game. Bisa di bilang, generasi millenial adalah pecandu game sejati. Dan ada juga kabar baiknya dari sisi lain game, gamer tidak sekedar ingin mengisi waktu kosongnya saja, tetapi kebanyakan dari mereka juga memanfaatkan Game sebagai sumber penghasilan jika di manfaatkan dengan baik. Sampai-sampai sempat viral beberapa waktu yang lalu, sebuah video, dimana seorang ibu rela datang ke tempat rental, untuk mengasih makan anaknya yang sudah beberapa hari belum balik ke rumah karena main game.

Fenomena seperti ini memang membuat resah warganet dan juga orang tua. Cara mengatasi anak untuk menghindari game sudah tidak ada lagi, karena game sudah menjadi sebagian dari kebutuhan si anak. Perlu perhatian penuh dari orang tua untuk mendidik si anak agar tidak kecanduan game yang bisa menyebabkan si anak tidak berkembang. Tetapi, kalau masih bisa di kontrol, game merupakan sesuatu hal yang wajar.

Baca Juga : 5 HP Samsung terlaris di Indonesia 2019

Salah satu game yang sedang pesat perkembangannya saat ini adalah Player Unknown's Battle Grounds atau PUBG Mobile yang di produksi oleh Tencent. Dimana sampai pada detik ini, pengguna game PUBG Mobile sudah mencapai 100 juta lebih pengguna. PUBG Mobile bisa di akses dengan menggunakan Android yang mempunyai RAM di atas 1 GB. Permainan PUBG Mobile memberikan sebuah pengalaman bermain game, dimana penggunanya bisa merasakan sensasi bermain game, dengan desain grafis yang sangat tinggi, sehingga end user yang memainkan game ini seolah-olah sedang dalam pertempuran yang nyata.

Kehadiran game PUBG Mobile ini, mendapatkan sambutan yang sangat luar biasa dari para gamer, dan kebanyakan di anataranya adalah generasi millenial. Namun, dibalik kesuksesan tencent ini, beberapa waktu yang lalu game ini dikecam, pertama kali game ini di kecam oleh pemerintah India karena beberapa alasan. Untuk menjawab kecaman dari pemerintahan India, tencent selaku pemilik sekaligus pengembang Game PUBG Mobile, menghadirkan sebuah fitur, dimana pada fitur ini pengguna PUBG Mobile mempunyai batasan waktu untuk memainkan game ini.

Fitur ini pertama kali di uji coba sejak 21 Maret yang lalu di India. Setelah fitur ini di luncurkan, para pemain game PUBG Mobile mendapatkan pesan melalui akun masing-masing terkait sengan pembatasan waktu bermain saat mereka Log in kedalam game. Di ketahui, pesan ini akan muncul setelah pemain bermain 6 jam dalam hari yang sama. Dan sanksinya jika pemain terus memainkan game ini setelah lebih dari 6 jam, mereka baru bisa mengakses atau memainkan game ini, di hari berikutnya.


Game ini di kecam, karena di anggap memiliki unsur kekerasan di dalamnya, dimana di dalam game PUBG Mobile di tuntut bagaimana cara kita bertahan hidup dan harus membunuh lawan untuk bisa tetap bertahan sampai akhir, sehingga dari situ bisa mengakibatkan peperangan bahkan pembunuhan. Ditambah lagi, beberapa pekan yang lalu kejadian yang menimpa Christchurch, dimana di anggap pelaku penembakan sama dengan yang ada di dalam game.

Karena beberapa kecaman dari berbagai pihak, tencent terus berusaha mengupayakan agar PUBG Mobile bisa terus di mainkan, dan wacana pelarangan untuk memainkan game ini, di tiadakan. Salah satu cara yang sudah di lakukan oleh tencent adalah dengan menggunakan fitur batasan waktu bermain dan verivikasi usia akan di tambahkan sebelum anda mengakses game ini.

Di Indonesia sendiri, Oleh MUI tengah mengkaji tentang Halal atau Haramnya game PUBG Mobile. KOMINFO (Kementrian Komunikasi dan Informatika) juga menegaskan akan memblokir Game ini, jika pihaknya mengetahui Game Player Unknown's Battle Ground's dinilai merusak moral dari setiap pemainnya.

Terimakasih telah membaca artikel berjudul PUBG Mobile Batasi Waktu Bermain 6 Jam Per Hari, di Anggap Haram???. Jika Anda memiliki komentar, saran, kritik, atau tambahan, silahkan sampaikan di kolom komentar