Melawan Keterbatasan, Kisah Seorang Bocah 10 tahun yang Terlahir Tanpa Tangan Menjuarai Perlombaan Menulis

No Comments
Riuzinfo.com - Terlahir dengan keadaan tidak normal, bukan merupakan suatu halangan untuk seseorang terus berkarya, justru banyak di antara mereka mempunyai kelebihan tersendiri yang tidak bisa dilakukan oleh orang noermal. Di balik keterbatasan tersebut, justru membuat mereka terus semangat untuk melakukan sesuatu yang di anggap oleh orang normal tidak mungkin dilakukannya.


Hal yang sama juga di alami oleh Sara Hinesley bocah 10 tahun yang berasal dari Amerika Serikat, Maryland, Frederick. Bocah 10 tahun yang kerap di panggil Sara tersebut diketahui lahir tanpa tangan, sangat memilukan ya sahabat Riuzinfo.com. Namun, keterbatasan yang di miliki Sara tidak membuat dirinya terpuruk ataupun tidak menerima keadaannya, dengan semangat dan keahlian yang dimiliki oleh Sara Dia mampu memenangkan perlombaan Tangan di tingkat Nasional Zaner-Bloser.

Perlombaan Tulisan Tangan Zaner-Bloser yang dimenangkan oleh Sara tersebut merupakan perlombaan tahunan yang diadakan khusus untuk siswa yang mengalami keterbatasan fisik, kecacatan intelektual, atau perkembangan.

Sara di kenal sebagai anak yang mempunyai bakat dan semangat yang luar biasa, menurut pengakuan Guru Sara, Sara sangat lihai dalam mengikuti pembelajaran menulis yang dia ajarkan oleh gurunya dan unggul dalam melakukan segala hal. Hal ini yang mendasari Sara untuk terus giat belajar, sehingga ia dapat memenangkan Perlombaan tingkat Nasional Tulisan Tangan Zaner-Bloser. Dari hasil kemenangannya tersebut, Sara mendapatkan Hadiah berupa Uang tunai senilai $500 AS atau setara dengan Rp 7 juta jika di rupiahkan.

Terlahir dengan keadaan tidak mempunyai tangan menjadi pertanyaan bagi kita semua, bagaimana Sara memegang alat tulisnya? Hal ini menjadi tantangan bagi Sara untuk bisa menulis layaknya seperti orang yang mempunyai tangan pada umumnya. Dengan kecerdasan yang Sara mililiki, ia membuat suatu terobosan terbaru dalam menulisnya, dengan menggunakan kedua tangannya untuk menggegam alat tulisnya saat ini hendak mau menulis sesuatu. Dan alhasil cara tersebut berhasil dan Sara bisa memenangkan perlombaan tulis tangan yang di selenggarakan oleh Zaner-Bloser.

Sara yang dulunya lahir di Tiongkok, sekarang tinggal di Amerika Serikat, setelah dia diangkat oleh keluarga barunya, dia sudah bisa berbicara dan serta bisa menulis dalam bahasa Mandarin meskipun dengan keterbatasan yang ia alami. Dan sekarang ia sudah bisa berbahasa inggris bantuan ajaran dari Saudara perempuannya.

Sahabat Riuzinfo.com kita bisa belajar banyak dari keterbatasan yang kita miliki, jangan selalu menyalahkan keadaan, tetapi bagaimana anda bisa memanfaatkan kelemahan anda menjadi kelebihan yang sangat luar biasa, bisa menjadikanmu manusia yang sesungguhnya. Ketika seseorang mengatakan hal yang buruk padamu. Sesungguhnya dia sedang menunjukkan bahwa dia tidak lebih baik darimu.





Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Terimakasih telah membaca artikel berjudul Melawan Keterbatasan, Kisah Seorang Bocah 10 tahun yang Terlahir Tanpa Tangan Menjuarai Perlombaan Menulis. Jika Anda memiliki komentar, saran, kritik, atau tambahan, silahkan sampaikan di kolom komentar