400 Hektare Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu Terbakar

No Comments
Riuzinfo.com - Boyolali, akhir-akhir ini kebakaran lahan dan hutan menjadi perbincangan dimana-mana. Salah satunya adalah Taman Nasional Gunung Merbabu, kebakaran di Gunung Merbabu terjadi sekitar beberapa hari yang lalu. Diketahui kebakaran menghanguskan lahan lebih dari 400 Hektare, tentunya kebakaran ini akan berdampak buruk bagi kehidupan flora dan fauna yang ada disana.

Kasubbag TU Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Johan Setyawan mengatakan perkiraan sementara luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 436 hektare. Kawasan yang terbakar mulai zona tradisional hingga zona inti.

"Luas Taman Nasional (Gunung Merbabu) itu 5.800-an hektare, yang terbakar 400-an hektare. Itu membakar dari zona terluar yang berbatasan dengan kawasan desa itu zona tradisional. Kemudian juga membakar zona rehabilitasi, yang kita lakukan penanaman kemarin, dan masuk ke zona rimba dan zona inti," kata Johan Setyawan kepada wartawan di kantornya, Selasa (17/9/2019)". (Sumber : detik.com)

Baca juga : 8 Tempat wisata Semarang terbaru 2019

Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu yang terbakar adalah berada di kawasan puncak, yang dimana di puncak selain sabana, taman bunga Edelweis juga ikut hangus terbakar. Kebakaran ini tentunya akan sangat mengganggu kelancaran dan perkembangbiakan flora dan fauna yang ada di kawasan Gunung Merbabu. Taman Bunga Edelweis yang merupakan salah satu jantung keindahan gunung merbabu juga ikut terbakar, kejadian yang sangat memilukan ini harapannya segera bisa di atasi oleh yang berwenang.

Lahan sebesar 400 hektare yang terbakar merupakan lahan yang sangat rawan, sesuai informasi yang di dapat oleh Riuzinfo.com lahan yang terbakar berupa alang-alang, semak belukar, dan kawasan berhutan, antara lain di daerah ampel dan selo. 

Kepala BTNGMb Junita Parjanti juga menjelaskan terkait dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan itu. Kebakaran mengakibatkan terganggunya keanekaragaman hayati di Gunung Merbabu.

Kebakaran Gunung merbabu diharapkan cepat padam dan tidak meluas lagi hingga kekawasan hutan tanaman keras, sangat di perlukan juga perhatian pemerintah untuk tetap memantau perkembangan kebakaran yang terjadi Gunung merbabu ini. Karena kita tahu gunung merbabu merupakan salah satu gunung yang sering di kunjungi oleh para wisatawan. Semoga bisa cepat pulih dan beroperasi seperti sebelumnya.

Di kawasan Gunung Merbabu terdapat 39 mata air yang di manfaatkan oleh masayrakat boyolali, harapannya pipa-pipa yang menyalurkan air ke kawasan warga tidak ikut terbakar. Dari jumlah tersebut, ada tiga tuk (mata air) besar yang berpotensi terganggu karena kawasannya terbakar, yaitu Tuk Teyeng di Kecamatan Pakis (Magelang), Tuk Klanting di Kopeng (Kabupaten Semarang), dan Tuk Sipendok (Ampel, Boyolali). Jika pipa-pipa air bersih dari sumber air tersebut terbakar, distribusi air ke masyarakat pun akan terganggu.

Terimakasih telah membaca artikel berjudul 400 Hektare Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu Terbakar. Jika Anda memiliki komentar, saran, kritik, atau tambahan, silahkan sampaikan di kolom komentar